Kolecer atau baling bambu merupakan mainan populer di wilayah Sunda, Jawa Barat. Baling-baling ini terbuat dari kayu/bambu dengan dililit daun pisang kering. Bahan dasar yang digunakan adalah beberapa jenis kayu mulai dari pohon kitanah, randu dan tiduk. Dalam budaya tradisi Sunda merupakan tradisi tahunan saat musim kemarau, dikarenakan pada musim kemarau angin bertiup kencang. Kolecer dipasang untuk menantang arah datangnya angin sehingga mengeluarkan suara keras. Fungsinya untuk mengusir hama/hewan penggangu padi di persawahan.

Hari ini, tanggal 6 Februari 2020 bertempat di Desa Cikopo Kebupaten Purwakarta, dilaksanakan kegiatan Gempungan di Buruan Urang Lembur dengan tema “Tilam kaasih pamarentah ngadeukeutkeun ka warga Desa Cikopo Kabupaten Purwakarta”. Dinas Kearsipan dan Perpustakaan tak ingin ketinggalan untuk turut berpartisipasi serta memeriahkan acara ini. Lewat Kolecer (Kotak Literasi Cerdas) yang mana Kolecer yang dimaksudkan disini bukanlah kolecer baling bambu seperti yang telah dijelaskan di atas. Kotak Literasi Cerdas (KOLECER) merupakan sebuah kotak atau lemari yang didesain dalam bentuk yang unik dengan warna yang beraneka berisi buku-buku bahan bacaan yang berguna bagi anak-anak usia sekolah dan masyarakat pada umumnya.

Pagi ini, Bupati Purwakarta, Hj. Anne Ratna Mustika hadir dalam acara ini. Tampak Ambu (Hj. Anne Ratna Mustika) langsung turun ke lapangan dan mendekati anak-anak yang tengah membaca buku bacaan yang disediakan dari Layanan Perpustakaan Keliling. Acara ini dihadiri oleh para pejabat masing-masing OPD, khususnya yang terkait dengan acara ini. Tampak pula ibu Plt Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Dra. Hj. Netty Dewi Purnamawati, M.Kes hadir dalam acara ini didampingi Ibu Emma Hermawati, S.Sos selaku Kepala Seksi Pelayanan Perpustakaan Keliling,  Bapak Imadudin Somantri, S.H selaku Kepala Seksi Otomasi Perpustakaan dalam jajaran Bidang Layanan dan Otomasi Perpustakaan serta Kepala Bidang Pengembangan dan Pelestarian Perpustakaan Ibu Hj. Rd. Heni Hendrayani, S.H., M.M.

Peserta didik tengah menikmati “hidangan” perpustakaan keliling.

 

Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan program Kotak Literasi Cerdas (kolecer). Tujuan program ini adalah untuk membangun minat baca di kalangan keluarga dan masyarakat, mengingat minat baca di Indonesia memang sangat rendah dibandingkan negara lain. Di dalam sebuah kolecer, fasilitas yang hadir cukup lengkap. Mulai dari buku bacaan berbagai jenis, permainan dan alat musik. Program ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca masyarakat khususnya generasi muda dengan kemudahan akses informasi dan tempat baca alternatif.

“KOLECER” Kotak Literasi Cerdas yang beroperasi di Jl. KK. Singawinata antara Taman Sribaduga dan Taman Surawisesa

 

Pada saat Gempungan di Desa Cikopo pagi ini, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan menurunkan “armada” perpustakaan kelilingnya (Pusling). Terlihat tingginya minat dan antusias dari masyarakat pasca digelarnya armada perpustakaan keliling. Banyak anak-anak peserta didik memanfaatkan fasilitas ini untuk membaca dan belajar melalui buku yang disediakan di Pusling. Perpustakaan Keliling sudah berjalan sejak beberapa dekade, namun efektif dilaksanakan di 3 (tiga) periode RPJMD ini khususnya pasca digulirkannya Gempungan di Buruan Urang Lembur oleh Mantan Bupati Purwakarta Bapak Dedi Mulyadi di tahun 2010 lalu, yang pada awalnya hanya tersedia 1 (satu) unit armada Pusling bantuan hibah dari Bapusda Provinsi Jawa Barat Tahun 2003, yang biasa dipanggil dengan sebutan “Si Abrag”. Saat ini, kegiatan ini di bawah Bidang Layanan dan Otomasi Perpustakaan pada seksi Pelayanan Perpustakaan Keliling.

Kolecer menjadi “kotak” pendidikan non formal bagi anak yang putus sekolah. Saat ini 1 (satu) unit Kolecer sudah diposisikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat di wilayah seputaran Situ Buleud. Masih ada 4 (empat) unit lagi yang nantinya akan diposisikan di wilayah ruang publik yang relatif ramai pada 4 (empat) kecamatan yaitu: Kecamatan Purwakarta Kota, Sukasari, Wanayasa dan Bungursari. Ke depan diharapkan menjangkau ke pelosok-pelosok desa agar masyarakat desa di Kabupaten Purwakarta menjadi semakin cerdas. Pada kegiatan Gempungan kali ini dirangkai dengan penyerahan bantuan motor baca, kolecer, hibah buku ke kecamatan, desa, TBM dan Pontren dari Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Daerah Kabupaten Puwakarta. Program Kolecer melibatkan komunitas Bunda Literasi dalam pengelolaannya, diharapkan dapat memunculkan inovasi dan program yang menarik untuk meningkatkan giat literasi kepada anak usia dini. Semoga dengan Giat Perpustakaan Keliling, motor baca dan dengan hadirnya Kolecer, generasi muda di Purwakarta semakin giat berliterasi dan meningkatkan nilai Indeks Membaca negeri ini. Membaca, membuka jendela dunia. Salam Literasi!

~Reportase Bid.P2K~

Leave a Reply