KOLECER

Kotak Literasi Cerdas

 

Pada tanggal 15 Desember 2018, Gubernur Jawa Barat, Bapak Ridwan Kamil me-launching Program Kolecer dan Candil yang merupakan bagian dari lima program Pemerintah Jawa Barat melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah untuk mengatasi rendahnya minat baca masyarakat Jawa Barat. Seperti diketahui, Program Pemerintah Provinsi Jawa Barat adalah Juara Lahir Batin yang dari lima program ini diharapkan kedepannya masyarakat Jawa Barat menjadi masyarakat yang gemar membaca, menjadi masyarakat yang pintar, tidak mudah dibohongi sehingga lahir sumber daya manusia Jawa Barat yang juara.

Menurut Gubernur, Kolecer yang disimpan di ruang-ruang publik yang strategis diharapkan sukses menaikkan minat baca dan indeks literasi warga. Dengan adanya Kolecer diharapkan juga generasi muda Jawa Barat menjadi generasi muda yang gemar membaca.

Kotak Literasi Cerdas atau Kolecer target lima tahun ke depan akan tersebar di 600 titik kabupaten dan Kota di daerah Provinsi Jawa Barat. Kolecer merupakan bantuan dana CSR (Corporate Social Responsibility) dari Bank BJB untuk mendukung Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam meningkatkan minat baca masyarakat. Dan untuk tahap awal, Kolecer sudah tersebar si 27 Kabupaten/Kota se-Jawa Barat dan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Purwakarta termasuk yang mendapatkan bantuan Kolecer.

Kotak Kolecer untuk daerah Purwakarta, pada tanggal 15 Januari 2019  sudah mulai hadir tepat di gerbang utama area Situ Buleud Purwakarta tepatnya di sebrang kantor perpustakaan Purwakarta yang lama. Kolecer untuk Kabupaten Purwakarta diisi oleh koleksi buku-buku baru yang merupakan Sumbangan dari Yayasan Kick Andy dan terdiri dari buku untuk anak-anak kecil, remaja maupun bacaan untuk orang dewasa/orang tua.

Para Pelajar yang memanfaatkan waktunya di Layanan Kotak Literasi Cerdas

Oleh Tim Layanan Perpustakaan Purwakarta, Kolecer terpasang di lokasi Strategis Situ Buleud. Pemilhan lokasi yang merupakan tempat yang strategis dan sering didatangi masyarakat, diharapkan masyarakat tidak hanya sekedar jalan-jalan, olahraga maupun foto-foto tapi juga menjadi gemar membaca. Jadi sehatnya dapat dengan olahraga, pinternya dapat dengan membaca buku.

Pada saat Kolecer terpasang, beberapa anak-anak dan orang tua terlihat penasaran dengan keberadaan Kolecer dan kemudian orang tua tersebut mengajak anaknya untuk membaca buku yang ada di kolecer. Anak-anak pun terlihat senang membaca buku-buku tersebut.

Guru dari salah satu sekolah menengah pertama bahkan sudah langsung mengajak anak didiknya untuk menggunakan kolecer sebagai sarana mereka mengenal literasi. Murid-murid diajak untuk membuat kesimpulan dari buku kolecer yang mereka baca.

Begitu juga respon masyarakat melalui media sosial. Mereka mengharapkan kehadiran Kolecer dapat membuat cerdas masyarakat Purwakarta yang sudah istimewa. Mereka juga mengharapkan Purwakarta tidak hanya istimewa di insfrastruktur pembangunan dan pariwisatanya tapi istimewa di bidang literasinya.

Salam Literasi.

(Mira Habibah)

Leave a Reply