PURWAKARTA – Pemkab Purwakarta memiliki kebiasaan unik yang saat ini masih dilestarikan turun temurun. Kebiasaan unik ini adalah menjemput calon jamaah haji dari rumahnya untuk diantarkan ke titik kumpul. Penjemputannya menggunakan mobil dinas milik pejabat.
Kebiasaan unik penjemputan calon jamaah haji ini, merupakan ide dan gagasan dari Bupati Purwakarta yang dijabat saat itu oleh Kang Dedi Mulyadi. Penjemputan calhaj oleh mobil dinas ini kali pertama digulirkan tahun 2016.
Sudah 8 tahun berlalu, kebiasaan ini masih dipertahankan. Mengingat, kegiatan ini sangatlah positif. Penjemputan calon jamaah haji, tujuannya untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan.
Seperti, kemacetan lalu lintas akibat iring-iringan kendaraan pengantar jamaah. Serta, meminimalisasi terjadinya tindak pidana kriminalitas, salah satunya aksi pencopetan akibat berkerumunnya masa.
Selasa 28 Mei 2024, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Disarpusda) Kabupaten Purwakarta, Asep Supriatna bertugas menjemput salah satu calon jamaah haji. Uniknya, calhaj yang dijemput oleh Kadis Asep ini adalah Sekda Purwakarta Norman Nugraha dan istrinya Elitasari Kusuma Wardhani.
Asep menjemput calhaj Norman dan Elita dengan menggunakan mobil dinasnya dengan plat nomor T 1685 C. Lokasi penjemputan di kediaman pribadi Sekda Norman yang berada di Perum Munjul Lama.

Asep Supriatna dan Norman Nugraha
Kadis Asep menjemput calhaj spesial ini, sekitar pukul 10.30 WIB. Kemudian, berangkat menuju titik kumpul pelepasan calon jamaah di Tajug Gede Cilodong, Kecamatan Bungursari. Dalam perjalanan, calhaj Norman Nugraha dan Elitasari ini ditemani oleh putra bungsu mereka.
“Alhamdulillah, saya bisa menunaikan tugas yakni menjemput calon tamu Allah. Yang lebih senangnya lagi saya menjemput langsung Sekda Purwakarta, Norman Nugraha bersama istri,” ujar Asep.
Menurut Asep, penjemputan calhaj ini merupakan insentif atau pelayanan khusus Pemkab Purwakarta terhadap masyarakat. Sehingga, warga yang akan menunaikan ibadah haji, bisa aman dan nyaman di perjalanan dari rumah menuju titik kumpul.
Termasuk tidak perlu mengeluarkan biaya untuk transportasi yang akan mengiringinya. Sebab, kegiatan penjemputan ini akomodasinya dibebankan kepada pemegang kendaraan pejabat Pemkab Purwakarta.
Calhaj yang dijemput hari ini yaitu Sekda Purwakarta, merupakan jamaah kloter 38. Total warga Purwakarta yang berangkat pada kloter 38 ini, sebanyak 352 calhaj ditambah 8 petugas haji. *


