PURWAKARTA – Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Purwakarta menerima kunjungan edukatif siswa SMK Purnawarman Purwakarta pada Selasa, 13 Oktober 2026. Kunjungan ini merupakan bagian dari kegiatan outing class sekaligus praktik pembelajaran Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis bagi 39 siswa kelas X dan XI.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa memperoleh wawasan mengenai pengelolaan arsip statis dan arsip dinamis, baik dari aspek tata kelola fisik maupun digital. Materi ini diberikan untuk memperkenalkan pentingnya pengelolaan arsip secara sistematis sebagai bagian dari tata kelola administrasi dan upaya menjaga keberlanjutan informasi.

Kunjungan SMK Purnawarman Purwakarta
Tidak hanya mendapatkan materi teori, para siswa juga mengikuti praktik preservasi atau pelestarian arsip. Salah satu metode yang diperkenalkan adalah enkapsulasi, yakni teknik perlindungan arsip menggunakan bahan pelindung transparan untuk membantu menjaga dokumen dari kerusakan fisik. Praktik ini merupakan bagian dari pengenalan layanan unggulan Disarpus Kabupaten Purwakarta, yaitu Astrajingga.

Kunjungan SMK Purnawarman Purwakarta
Melalui praktik tersebut, siswa diperkenalkan pada langkah-langkah dasar dalam merawat dan melindungi dokumen penting agar tetap terjaga kondisi fisik serta informasi yang terkandung di dalamnya. Pengetahuan ini juga dikaitkan dengan pengelolaan arsip keluarga, seperti ijazah, akta kelahiran, dan dokumen vital lainnya yang memiliki nilai penting bagi setiap individu.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa bahwa pengelolaan arsip tidak hanya diperlukan di lingkungan perkantoran dan instansi pemerintahan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Arsip yang dikelola dengan baik akan lebih mudah ditemukan ketika dibutuhkan serta dapat terlindungi dari risiko kehilangan dan kerusakan.

Kunjungan SMK Purnawarman Purwakarta
Rangkaian kunjungan kemudian dilanjutkan ke Diorama Kearsipan. Di lokasi ini, para siswa diajak mengenal lebih jauh perjalanan sejarah Nusantara dan Purwakarta melalui informasi serta koleksi yang disajikan. Kunjungan tersebut menjadi sarana pembelajaran kontekstual yang menghubungkan pengelolaan arsip dengan pelestarian memori kolektif dan sejarah daerah.
Melalui kegiatan outing class ini, Disarpus Kabupaten Purwakarta turut mendukung pembelajaran di luar kelas yang memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik. Diharapkan, pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal bagi siswa dalam memahami praktik administrasi perkantoran, layanan bisnis, serta pentingnya pelestarian arsip sejak dini.


