PURWAKARTA – Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Purwakarta berkolaborasi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusipda) Provinsi Jawa Barat menggelar kegiatan pelayanan kepada masyarakat bertajuk Abdi Nagri Nganjang Ka Warga, sebuah inisiatif mendekatkan layanan literasi dan kearsipan kepada masyarakat.
Kegiatan ini dikemas dengan beragam aktivitas edukatif dan interaktif, mulai dari review buku bersama anak-anak dan pengunjung, permainan edukatif, hingga sesi mendongeng (story telling) yang menghidupkan kembali semangat membaca sejak dini. Tak hanya itu, masyarakat juga diberi kemudahan dengan layanan pendaftaran anggota perpustakaan secara online serta game dan kuis menarik yang turut memeriahkan suasana.
Pemaparan manfaat keanggotaan perpustakaan terintegrasi melalui program Satu Kartu Terintegrasi (SAKTI) yang terhubung langsung dengan Perpusnas RI. Pengunjung juga diperkenalkan pada berbagai layanan digital seperti Candil (Perpustakaan Digital Jabar) dan Spot Baca Asiik.

Layanan Perpustakaan Keliling Abdi Nagri Nganjang ka Warga
Nilai-nilai kearifan lokal turut diangkat melalui sosialisasi naskah kuno yang telah dialihmediakan ke dalam bentuk foto, video, dan animasi, sebagai bagian dari edukasi budaya Sunda kepada generasi muda. Di bidang kearsipan disosialisasikan informasi kearsipan dan demo perawatan arsip bagi siswa SMK Negeri 2 Purwakarta jurusan sistem otomasi dan tata kelola perkantoran serta SMK Purnawarman sejumlah 60 orang.

Abdi Nagri Nganjang ka Warga
Rangkaian kegiatan mobil layanan perpustakaan keliling (Pusling) hari ini pun turut menghadirkan program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) berupa kegiatan merajut yang diikuti oleh para pendamping anak. Anak-anak pun diajak untuk mengenal bentuk dan jenis buku pustaka melalui aktivitas mewarnai yang menyenangkan.
Dengan semangat literasi dan pelestarian budaya lokal, kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses informasi dan pengetahuan hingga ke pelosok masyarakat.


