PURWAKARTA – Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Disarpusda) Kabupaten Purwakarta, terus melakukan pendekatan nyata kepada target sasaran pengembangan literasi. Salah satunya, terhadap ratusan pelajar yang ada di SMPN I Kiarapedes.
Para pelajar ini, diajak untuk gemar membaca melalui cara yang berbeda. Yakni, dengan kampanye riang gembira tentang bahagianya membaca buku. Bahkan, untuk menarik minat para pelajar ini, Disarpusda Purwakarta menghadirkan tokoh-tokoh penting dan berpengaruh.
Salah satunya tokoh penting yang datang menyapa para pelajar SMPN I Kiarapedes ini, yaitu Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Purwakarta, Dr Martha Parulina Berliana SH MH. Serta, tak ketinggalan juga musisi balada yang konsen pada literasi, Ferry Curtis.
Selain itu, tokoh penting lainnya juga hadir, seperti Camat Kiarapedes, Helmi Setiawan, Kepala SMPN I Kiarapedes Sugeng Widodo, dan Kepala Desa setempat.
Dalam kesempatan itu, Kajari Kabupaten Purwakarta, Martha Parulina Berliana, mengaku, sangat mengapresiasi dengan program dari Disarpusda ini. Terutama, dalam wujud nyata meningkatkan gemar membaca masyarakat.
“Undangan ini, membuat saya tersanjung dan ini menjadi pengalaman luar biasa. Saya melihat adik-adik pelajar ini, jadi mengingatkan dulu saat seumuran kalian,” ujar Martha.
Lantas, dihadapan para pelajar ini Martha menyeritakan tentang kisahnya saat masih berstatus pelajar di kampung halamannya di Pulau Weh atau Pulau Sabang. Bagi Martha, hal yang begitu istimewa adalah buku.
Karena, dulu dia sangat kesulitan mengakses buku. Namun, keluarganya menerapkan budaya literasi dengan baik. Sehingga, Martha dan saudara-saudaranya sangat gemar membaca.
Karena itu, pihaknya berpesan kepada generasi muda saat ini untuk terus gemar membaca. Pasalnya, dengan membaca buku maka akan terbuka cakrawala tentang dunia.
Melalui generasi yang punya budaya literasi dengan baik, maka filosofi bangsa ini akan terbentuk. Terutama, bagi anak-anak dan desa. Keduanya, merupakan ujung tombak dari suatu bangsa.
“Kalau adik-adik ini ingin sukses, ingin menjadi pejabat seperti Pak Camat, Pak Kadis, Pak Kades, bahkan seperti saya, ayo mulai sekarang harus gemar membaca. Membaca merupakan salah satu budaya yang baik,” ujarnya.
Tak hanya itu, pesan penting lainnya dari Kajari Purwakarta ini, yakni membaca sangat berguna bagi hidup dan kehidupan. Untuk itu, kepada para pelajar ini mari galakan lagi gemar membaca buku.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Disarpusda) Kabupaten Purwakarta, Asep Supriatna, mengatakan, pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan literasi. Salah satunya, dengan mendekatkan sarana dan prasarana literasi di tengah-tengah masyarakat.
“Untuk ke pelajar, kita memiliki armada perpustakaan keliling. Dulu, armada yang jalan hanya 1 unit, itupun seminggu sekali. Tetapi, setelah berdiskusi dengan Bu Kabid Otomatisasi Perpustakaan, akhirnya armada perpustakaan keliling bisa jalan setiap hari. Kini, jumlah armadanya ada 4 unit,” ujarnya.
Tak hanya itu, lanjut Asep, pihaknya juga bekerjasama lintas sektoral. Seperti, dengan pemerintahan desa, dengan pengelola-pengelola taman bacaan, dan juga OPD-OPD.
Termasuk pada hari ini, Disarpusda menggandeng Kejari Purwakarta. Salah satu tujuannya untuk meningkatkan gemar membaca dan angka literasi. Karena, Kejari Purwakarta juga mempunyai program yang ada hubungannya dengan literasi.
“Salah satunya, binaan terhadap kaum difabel. Kerja sama ini, diharapkan bisa meningkatkan angka literasi dan juga mendongkrak kesejahteraan masyarakat. Sebab, membaca hari ini tidak lagi berorientasi pada mencerdaskan kehidupan bangsa, melainkan sudah bergerak ke arah dengan membaca turut menyejahterakan kehidupan bangsa,” ujar Asep.
Pasalnya, membaca sekarang tidak lagi hanya mengeja huruf atau membaca kalimat. Melainkan, dengan membaca maka akan ada aplikasi dalam perwujudan nyata dan menghasilkan produk yang memiliki nilai.
Misal, membaca buku tentang budidaya lele, budidaya belut, budidaya cabai. Maka, yang membaca itu tak hanya mengetahui informasi, melainkan akan mengaplikasikannya dalam kehidupan nyata. Sehingga, pembaca buku tersebut dikemudian hari akan menghasilkan produk yang memiliki nilai untuk kesejahteraan keluarga.
Gebyar literasi yang diselenggarakan di SMPN I Kiarapedes ini, begitu riang gembira. Apalagi, anak-anak remaja ini disuguhi dengan penampilan musik balada yang ciamik dari Ferry Curtis. Tak hanya itu, anak-anak juga diberi kesempatan untuk menampilkan bakatnya. ***


