UPTD Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Wilayah I Plered, Kabupaten Purwakarta, akhirnya memiliki brandweer library alias pojok baca. Keberadaan fasilitas ini, diharapkan bisa mendongkrak minat baca sampai tingkat pedesaan.
Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Purwakarta, Asep Supriatna, mengatakan, pada hari ini pihaknya bersama Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, meresmikan pojok baca di UPTD Damkar Wilayah I Plered.
“Ini merupakan langkah yang positif dan akan terus kita dorong. Supaya, kebiasaan membaca menjadi lebih massif lagi di segala aspek kehidupan masyarakat di Kabupaten Purwakarta,” ujar Asep, Rabu 1 November 2023.
Asep menyebutkan, sampai saat ini minat baca di Kabupaten Purwakarta masih perlu ditingkatkan. Sehingga, perlu upaya dan kerja keras lagi, guna memacu kebiasaan yang sangat positif ini.
Salah satunya apa? Dengan menambah banyak fasilitas-fasilitas perpustakaan. Idealnya 1 desa satu perpustakaan.
Tujuannya apa? Supaya, perpustakaan bisa semakin dekat dengan masyarakat. Saking dekatnya, maka masyarakat akan terpacu untuk berkunjung dan membaca koleksi-koleksi buku yang ada di perpustakaan tersebut.
Selama ini, membaca atau meminjam buku identik harus ke perpustakaan daerah yang ada di pusat kota. Dengan jarak yang lumayan jauh dari desa, maka menjadi kendalan tersendiri buat masyarakat.
Karena itu perlu ada terobosan. Salah satunya dengan memerbanyak perpustakaan mini atau fasilitas pojok baca di segala lini.
Hari ini, UPTD Damkar dan Penyelamatan Wilayah I Kecamatan Plered telah memiliki pojok baca. Dinas Arsip dan Perpustakaan telah melengkapinya dengan buku-buku.
“Kami ingin, OPD atau UPTD-UPTD yang bergerak di pelayanan emergency memiliki perpustakaan mini,” ujarnya.
Mengingat, meskipun tugas di UPTD ini sangat berat, namun di hari-hari biasa mereka memiliki waktu luang yang banyak. Misalkan, saat musim kemarau petugas Damkar pasti disibukkan dengan aktivitas pelayanan ke masyarakat.

Peresmian Brandweer Library UPTD Damkar Wilayah Plered oleh Disipusda Purwakarta
Namun, jika tidak ada kejadian kebakaran atau kejadian lainnya, para petugasnya banyak waktu luang di kantor. Sehingga, waktu luang ini bisa diisi dengan membaca buku.
Kedepan, lanjut Asep, pihaknya akan mendistribusikan buku-buku ke fasilitas perpustakaan mini seperti milik UPTD Damkar ini, dengan buku-buku yang lebih merileksasi atau buku yang sifatnya bisa dipraktikkan.
Seperti, novel, buku komedi, buku sejarah, ataupun buku-buku pengetahuan lainnya. Dengan cara ini, diharapkan minat membaca masyarakat bisa meningkat.
“Karena, fasilitas perpustakaannya semakin kita dekatkan dengan masyarakat,” jelas Asep.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Purwakarta, Juddy Hediana, mengapresiasi dengan adanya pojok baca di UPTD Wilayah I ini. Pihaknya, mendorong supaya UPTD-UPTD lainnya bisa mengadopsi kegiatan positif ini.
“Jika tidak ada pelayanan, maka para pegawai bisa mengisi waktu luang dengan membaca. Sebab, bukunya sudah tersedia di perpustkaan mini tersebut,” tutur Juddy.


