PURWAKARTA – Setiap daerah, memiliki sejarah panjang di masa lalunya. Termasuk Kabupaten Purwakarta, yang merupakan daerah segi tiga emas antara Jakarta dengan Bandung.
Di masa lalu, tepatnya saat jaman penjajahan kolonial, Purwakarta tak luput dari jajaran Belanda. Terbukti, sampai saat ini masih banyak peninggalan-peninggalan yang memiliki nilai sejarah atau heritage.
Seperti, bangunan perkantoran, rumah sakit, infrastruktur moda transportasi, perkebunan teh dan lainnya.
Terkait dengan nilai sejarah ini, ada satu tempat yang sampai saat ini masih sering diperhatikan dan dikunjungi. Tempat tersebut tak lain dan tak bukan adalah Taman Makam Pahlawan Sirna Raga Kabupaten Purwakarta.
Kenapa taman makam pahlawan ini begitu berati? Lantaran, di dalam komplek pemakaman ini terbaring sosok-sosok penting yang di masa lalu diyakini telah mengabdikan hidupnya untuk Kabupaten Purwakarta ini.
Taman Makam Pahlawan Sirna Raga, lokasinya berada di Jl Taman Makam Pahlawan, Kelurahan Purwamekar, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta.
Taman makam pahlawan ini, tetanggaan dengan kantor pemerintahan yakni Dinas Sosial dan juga sekolah MTS Negeri Kabupaten Purwakarta.
Taman Makam Pahlawan Sirna Raga ini, setiap tahunnya selalu dikunjungi oleh para pejabat baik di lingkungan Pemkab Purwakarta, Polres Purwakarta maupun Kodim Purwakarta.
Apalagi, pada momentum perayaan Hari Lahir Pancasila, HUT Kemerdekaan RI maupun peringatan Hari Pahlawan, stakeholder terkait selalu mengunjungi dan tabur bunga ke setiap makam yang ada.
Merujuk pada data Dinas Sosial Kabupaten Purwakarta yang dikeluarkan tahub 2023 lalu, jumlah makam yang ada di Taman Makam Pahlawan Sirna Raga ada 889 titik.
Dari 889 makam itu, 79 di antaranya tidak ada identitasnya. Meski demikian, setiap tahunnya makam-makam ini selalu dikunjungi.
Bahkan, berdasarkan catatan makam yang ada di Taman Makam Pahlawan Sirna Raga ini, merupakan veteran yang terlibat dalam pertempuran dengan kolonial Belanda di era 1940-1950an.
Meski begitu, dari puluhan makam dengan identitas tak dikenal itu sebagian mencantumkan tahun meninggal. Tapi, ada juga yang sama sekali tidak mencantumkan tanggal dan tahun dimakamkan.
Diriwayatkan, para pejuang yang tak dikenal itu semula jenazahnya ditemukan di hutan dan di berbagai tempat dengan luka sehabis perang, misalnya ada yang kena tembak tapi tidak ada identitasnya, maka langsung dimakamkan disini sejak awal.
Sayangnya, selama ini bahkan selama Indonesia merdeka, tidak ada pihak-pihak yang secara spesifik mencari tahu identitas veteran tanpa nama itu.
Yang jelas, konon yang dimakamkan di areal pemakaman tersebut merupakan para veteran pejuang kemerdekaan dalam kurun waktu 1947 hingga 1950 serta veteran yang terlibat dalam upaya membela dan mempertahankan kemerdekaan.
Meski demikian, di kawasan pemakaman ini masih ada 810 makam yang tercatat namanya. Sebut saja di antaranya makam dari mendiang Bakar. Beliau adalah pejuang rakyat yang ikut terlibat dalam petempuran melawan penjajah Belanda. Bakar meninggal dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Sirna Raga Purwakarta pada tanggal 1 September 1948.
Selain Bakar, ada juga nisan bertuliskan nama Kurdi. Setelah ditelusuri, ternyata beliau merupakan anggota TNI berpangkat Sersan yang ikut berjuang untuk kemerdekaan Indonesia. Sersan Kurdi, meninggal dunia dan dimakamkan pada 1949.
Selain dua nama itu, masih ada ratusan pejuang lainnya yang dimakamkan di kawasan Taman Makam Pahlawan Sirna Raga Purwakarta. Mereka, merupakan para pejuang yang patut hormati dan dibanggakan. Tanpa perjuangan mereka, Indonesia tidak akan seperti sekarang ini. Alfatihah….
Jika anda penasaran, berikut daftar nama yang dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Sirna Raga Kabupaten Purwakarta:


