Di Kabupaten Purwakarta banyak kampung bernama Kampung Krajan. Tak kurang dari 22 nama Kampung Krajan, tersebar hampir di setiap kecamatan di Kabupaten Purwakarta. Ada kalanya “disundakeun” menjadi Karajan.
Setelah ditelusuri, ternyata nama Kampung Krajan tak hanya ada di Purwakarta, tapi juga ada di daerah lain. Tak cuma di Jawa Barat, tapi juga di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Banten. Bahkan di Lampung.
Di Jawa Barat sendiri, istilah Kampung Krajan untuk menamai sebuah kampung di desa, baru dikenal pada Zaman Orde Baru, sekitar tahun 1970-an. Berbeda dengan di Jawa Timur dan Jawa Tengah, nama Krajan sudah dikenal sejak Kerajaan Majapahit dengan sebutan Dukuh Krajan atau Dusun Krajan.
Kata krajan berasal dari bahasa Sansekerta yang mengandung dua arti (1) kerajaan; (2) negeri (nagri) atau ibukota. Namun dalam tata pemerintahan di Jawa Timur dan Jawa Tengah, istilah krajan mengalami penyempitan makna menjadi “daerah yang menjadi pusat keramaian atau tempat pusat pemerintahan di desa”.
Tampaknya makna krajan yang sudah mengalami penyempitan itulah yang masuk ke Purwakarta. Dengan kata lain, Kampung Krajan adalah “kampung yang menjadi pusat keramaian atau tempat bale desa berada”.

Jalan KK Singawinata Purwakarta pada tahun 1928/pinterest @pbintoro/bintoro hoepoedio
Kampung Krajan di Desa Benteng (Kecamatan Campaka), misalnya, pada suatu masa pernah menjadi pusat keramaian atau pusat pemerintahan di desa tersebut. Sementara hampir seluruh kampung di Desa Wanayasa bernama Kampung Krajan, itu karena Desa Wanayasa menjadi pusat keramaian dan tempat pusat pemerintahan di Kecamatan Wanayasa. Singkatnya Desa Wanayasa merupakan ibukota Kecamatan Wanayasa. Dan tidak berubah sejak dulu. Tentu berbeda kasusnya dengan desa atau kecamatan hasil pemekaran.
Urang Purwakarta sendiri tidak menyebut ibukota kabupatennya dengan “krajan”, tapi “nagri”. Itulah sebabnya di Dayeuh Purwakarta setelah menjadi ibukota Kabupaten Karawang, lahirlah beberapa desa (sekarang kelurahan) yang bernama awal nagri, yakni Nagrikidul, Nagritengah, dan Nagrikaler. Artinya, urang Purwakarta zaman doeloe sangat menghargai kearifan lokal budayanya.
Kampung Krajan di Kabupaten Purwakarta terdapat di Desa Benteng dan Campakasari (Kecamatan Campaka), Desa Cikopo (Bungursari), Desa Ciracas (Kiarapedes), Desa Maracang dan Babakancikao (Babakancikao).
Kemudian di Kecamatan Jatiluhur, Kampung Krajan ada di Desa Parakanlima; di Kacamatan Pondoksalam ada di Desa Situ, Salamjaya, dan Galudra; di Kacamatan Wanayasa adi di Désa Wanayasa, Sukadami, dan Taringgul Tonggoh.
Kampung Krajan juga ada di Desa Nangewer (Darangdan), Desa Cileunca dan Cikeris (Bojong), Desa Cibatu (Cibatu), Desa Cibogohilir(Plered), Desa Citalang (Tegalwaru), Desa Sawahkulon, dan Desa Lebakanyar (Pasawahan).
Sementara di Kacamatan Purwakarta Kota, Kampung Krajan lokasinya tidak jauh dari Kantor Kelurahan Tegalmunjul.
Penulis: Budi Rahayu Tamsyah


