PURWAKARTA – Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Purwakarta kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem literasi daerah melalui kegiatan Gelar Hasil Pendataan Perpustakaan Tahun 2025. Bertempat di Auditorium Perpustakaan Kabupaten Purwakarta, kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 19 November 2025 menjadi momentum penting untuk menyampaikan perkembangan, capaian, serta penguatan kolaborasi antarperpustakaan di berbagai wilayah Purwakarta.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Purwakarta, Aan, S.Pd.I., KP., M.Si, dan dihadiri 50 peserta dari berbagai lembaga, mulai dari perpustakaan sekolah, perpustakaan desa, Perpustakaan Lapas, Perpustakaan Pol Airud, Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, hingga komunitas literasi seperti FTBM dan MKKS. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa. “Pendataan perpustakaan merupakan bagian penting dalam membangun database literasi daerah yang akurat, terpadu, dan berkelanjutan”. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan tingginya perhatian terhadap peningkatan mutu layanan perpustakaan di Purwakarta.

Gelar Hasil Pendataan Perpustakaan Berbasis Wilayah Tingkat Kabupaten Purwakarta
Dalam laporan yang disampaikan oleh Ketua Panitia, Dra. Hj. Uce Martini, AF., M.P, dijelaskan bahwa proses pendataan perpustakaan yang dilakukan sepanjang tahun 2025 telah memberikan gambaran komprehensif mengenai perkembangan perpustakaan di Purwakarta. Data tersebut kini menjadi dasar penting bagi penyusunan program pembinaan, peningkatan kompetensi pengelola, serta penguatan tata kelola perpustakaan di berbagai jenjang.
Salah satu materi utama menyoroti optimalisasi Nomor Pokok Perpustakaan (NPP) sebagai identitas resmi lembaga. Melalui pendataan ini, semakin banyak perpustakaan yang kini telah terdata secara sistematis dan mulai mengintegrasikan proses pengelolaan dengan standar nasional. Hal ini menunjukkan meningkatnya kesadaran akan pentingnya administrasi kelembagaan yang tertib dan profesional.

Gelar Hasil Pendataan Perpustakaan Berbasis Wilayah Tingkat Kabupaten Purwakarta
Kegiatan ini juga menjadi sarana berbagi praktik baik antar perpustakaan, mulai dari peningkatan layanan, pemanfaatan teknologi informasi, hingga penguatan perpustakaan berbasis inklusi sosial. Para peserta aktif berdiskusi mengenai langkah-langkah penguatan jejaring, terutama dalam meningkatkan kolaborasi dan pemerataan layanan informasi bagi masyarakat.
Beberapa rencana tindak lanjut yang dirumuskan dalam kegiatan ini meliputi pendampingan lanjutan bagi perpustakaan dalam pengelolaan data, penyelenggaraan pelatihan peningkatan kapasitas, hingga integrasi data ke dalam sistem informasi perpustakaan daerah. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat posisi Purwakarta sebagai daerah yang serius membangun budaya literasi yang maju dan adaptif.

Peserta Gelar Hasil Pendataan Perpustakaan Kabupaten Purwakarta
Melalui Gelar Hasil Pendataan Perpustakaan 2025, Kabupaten Purwakarta memperlihatkan langkah nyata dalam membangun tata kelola perpustakaan yang modern, terukur, dan sesuai dengan arah kebijakan nasional. Data yang dihimpun tahun ini menjadi fondasi penting bagi berbagai inovasi dan pengembangan layanan perpustakaan, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat literasi yang lebih luas dan berkualitas.


