Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Purwakarta, melalui Bidang Perpustakaan mengeluarkan tagline baru. Tagline ini kaya makna dan berbasis kearifan lokal. Adapun tagline baru perpustakaan Kabupaten Purwakarta yaitu ‘Maca Pikeun Hirup Jeung Hurip’.

Rupanya tagline perpustakaan ini, mendapat apresiasi dari Sekda Kabupaten Purwakarta, Norman Nugraha. Apresiasi itu tersirat saat Sekda Norman menghadiri acara Hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca, belum lama ini.

Menurut Norman, tagline yang dirilis oleh Dinas Arsip dan Perpustakaan ini, sarat makna. Bahkan sangat adiluhung, karena berbasis kearifan lokal kesundaan.

“Tagline maca pikeun hirup dan hurip atau membaca untuk hidup dan kehidupan ini, maknanya sangat luas dan dalam. Ini sangat luar biasa,” ujar Norman.

Menurut Norman, saat ini perpustakaan memiliki arti yang sangat luas. Mengingat, perpustakaan bukan hanya sekedar tempat untuk mencari buku ataupun membaca buku.

Namun, saat ini perpustakaan menjadi pusat kegiatan masyarakat. Bahkan, bisa menjadi roda penggerak untuk peningkatan masyarakat.

Apa misalnya? Melalui perpustakaan, masyarakat bisa berkumpul, mencari buku, membacanya, lantas mempraktikkan ilmu-ilmu yang dibaca dari buku tersebut.

Setelah itu, ada perkumpulan-perkumpulan atau semacam kajian untuk membahas hal-hal yang lebih positif, maju dan bernilai ekonomis.

Salah satunya, para pelaku UMKM bisa memanfaatkan perpustakaan sebagai fasilitas untuk mencari ide, menuangkan ide usahanya dan menjalankan usaha tersebut.

“Kini, perpustakaan jadi fasilitas yang multi fungsi. Hal ini, guna mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karenanya, tagline perpustakaan saat ini sangat merepresentasikan dari program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial (TPBIS),” jelas Norman.

Sementara itu, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Purwakarta, Asep Supriatna, mengatakan, tagline perpustakaan yang dirilis jajarannya ini sudah sejalan dengan tagline perpustakaan nasional.

“Dulu, perpustakaan identik dengan makna mencerdaskan kehidupan bangsa. Saat ini, sudah keluar dari tagline tersebut,” ujar Asep.

Karena, tagline perpustakaan nasional saat ini adalah untuk kesejahteraan. Dengan demikian, Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Purwakarta, juga mengubah tagline-nya.

Yakni, menjadi ‘Maca Pikeun Hirup Jeung Hurip’ jika diterjemahkan ke Bahasa Indonesja menjadi membaca untuk hidup dan kehidupan. Tagline ini mengandung makna yang luas dan sangat dalam. ***

Ayo ke Diorama !

Ingin tahu seperti apa isi Bale Panyawangan Diorama. Yuk kita ke Diorama Purwakarta dan Diorama Nusantara !